Sabtu, 30 Agustus 2014
Reaksi nabi-nabi ketika diutus TUHAN
Keluaran 4:10-17
(10) Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini
tidak pandai bicara, dahulupun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada
hamba-Mupun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah."
(11) Tetapi TUHAN berfirman kepadanya: "Siapakah yang
membuat lidah manusia, siapakah yang membuat orang bisu atau tuli,
membuat orang melihat atau buta; bukankah Aku, yakni TUHAN?
(12) Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kaukatakan."
(13) Tetapi Musa berkata: "Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kauutus."
(14) Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Musa dan Ia
berfirman: "Bukankah di situ Harun, orang Lewi itu, kakakmu? Aku tahu,
bahwa ia pandai bicara; lagipula ia telah berangkat menjumpai engkau,
dan apabila ia melihat engkau, ia akan bersukacita dalam hatinya.
(15) Maka engkau harus berbicara kepadanya dan menaruh
perkataan itu ke dalam mulutnya; Aku akan menyertai lidahmu dan lidahnya
dan mengajarkan kepada kamu apa yang harus kamu lakukan.
(16) Ia harus berbicara bagimu kepada bangsa itu,
dengan demikian ia akan menjadi penyambung lidahmu dan engkau akan
menjadi seperti Allah baginya.
(17) Dan bawalah tongkat ini di tanganmu, yang harus kaupakai untuk membuat tanda-tanda mujizat."
Dalam kitab Keluaran tentang cara Tuhan mengutus Musa untuk membawa umatNya mengenal Tuhan, beberapa kali Musa mengelak/beralasan karena Musa merasa bukan orang hebat tapi ia hanya seorang penggembala kambing domba, dan juga tidak pintar bicara. Tuhan dengan berbagai caraNya berusaha meyakinkan Musa, dan dengan kuasa dari Tuhan akhirnya Musa bersama Harun pergi melaksanakan perintah Tuhan.
Yosua 1:1-9
(1) Sesudah Musa hamba TUHAN itu mati, berfirmanlah TUHAN kepada Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian:
(2) Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah
sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini,
menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel
itu.
(3) Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa
(4) Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah
sana itu sampai ke sungai besar, yakni sungai Efrat, seluruh tanah orang
Het, sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam, semuanya itu
akan menjadi daerahmu.
(5) Seorangpun tidak akan dapat bertahan menghadapi
engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan
menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan
meninggalkan engkau.
(6) Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang
akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan
bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka.
(7) Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan
sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang
telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang
ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi.
(8) Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat
ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak
hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan
demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.
(9) Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan
teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN,
Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi."
Yosua juga tidak merasa yakin kalau dia bisa menggantikan Musa, dia merasa tidak punya kemampuan untuk itu. Tapi Tuhan berusaha meyakinkan Yosua, dan selalu mengingatkan Yosua untuk pasrah kepada Tuhan, untuk selalu taat akan perintah Tuhan. Kalau kita bergantung kepada Tuhan (pasrah kepada Tuhan) semua masalah pasti akan terlewati.
1 Samuel 3:21 - Cara Tuhan memakai Samuel dengan begitu luar biasa, walaupun dari semasa mudanya Samuel tidak pernah mengenal TUHAN.
Yeremia 1:4-10
(4) Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya:
(5) Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku
telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku
telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi
bangsa-bangsa.
(6) Maka aku menjawab: "Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara, sebab aku ini masih muda."
(7) Tetapi TUHAN berfirman kepadaku: "Janganlah katakan:
Aku ini masih muda, tetapi kepada siapapun engkau Kuutus, haruslah
engkau pergi, dan apapun yang Kuperintahkan kepadamu, haruslah
kausampaikan.
(8) Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, demikianlah firman TUHAN."
(9) Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah
mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh
perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu.
(10) Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau
atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan
merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan
menanam."
Baca juga kitab Yehezkiel tentang cara Tuhan mengutus Yehezkiel.
Kesimpulan :
- Jangan katakan kita ini masih muda, tidak berpendidikan, miskin, tidak pandai bicara, dll jika Tuhan pakai kita untuk menginjil, tapi pasrah kepada Tuhan dengan menyerahkan diri kita kepadaNya, biarlah Tuhan yang bekerja dalam hidup kita.
Doa:
" Tuhan Yesus terima kasih atas banyak hal yang telah Engkau berikan. Terima kasih karena saya bisa belajar banyak dari Firman Mu. Terima kasih karena saya bisa mengerti lagi tentang arti kekristenan yang sebenarnya menurut Firman Mu. Tuhan, apapun yang terjadi dalam hidup saya, biarlah kehendak Mu saja yang terjadi. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan, Kemuliaan, Kuasa sampai selama-lamanya. Amin "
Selasa, 26 Agustus 2014
Kamis, 21 Agustus 2014
Rancangan TUHAN
Syalom,
Kita gak pernah tau apa rancangan Tuhan dalam hidup kita. Apa yang akan terjadi nanti atau jadi apa kita nanti. Waktu kita keluar dari kandungan ibu kita, gak ada khan pikiran kita mau seperti Justin Bieber, atau Jenifer Lopes. Paling juga ayah atau ibu kita yang ngomong sambil elus-elus perut ibu waktu kita masih didalam kandungan "nak,kalau sudah lahir nanti kamu jadi orang hebat ya".
Tapi tau gak sobat kalo ternyata Tuhan sudah membuat rancangan itu sebelum kita dilahirkan dari dunia ini. Hanya Tuhan yang tau siapa kita/mengenal kita, dan Tuhan sudah tau jadi apa kita nanti, dan apa yang terjadi dalam hidup kita nanti.
Tuhan sudah membuat semua skenario hidup kita dari awal Tuhan membentuk kita sampai akhirnya kita meninggalkan dunia ini.
Dalam kitab Yeremia 1: 5 yang bunyinya :
" Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa."
Firman Tuhan katakan kepada nabi Yeremia kalau Tuhan sudah mengenal bagaimana karakter / pribadi nabi Yeremia dan bagaimana perjalanan hidupnya . Jadi Tuhan tidak asal - asalan membentuk kita. Asalkan mau atau tidak kita dibimbing,dididik, diajarkan Tuhan.
Pasti sobat ada yang bertanya " berarti kalau ada orang yang korupsi/perampok/pembunuh itu juga sudah rancangan Tuhan ya??"
Tidak sobat, kalau ada orang yang korupsi/perampok/pembunuh/palacur itu bukan rancangan Tuhan karena Tuhan hanya membuat rancangan yang baik,bukan rancangan jahat. Hanya manusianya saja yang tidak mau mendengarkan Firman Tuhan, tidak mau diajarkan,dididik Tuhan.
Seperti Hawa yang tidak mau mendengarkan perintah Tuhan supaya jangan memakan buah dari pohon pengetahuan, akhirnya Hawa dan Adam suaminya jatuh kedalam dosa ( baca Kejadian 3 tentang manusia jatuh kedalam dosa ).
doa:
"Allah Bapa kami dalam Kerajaan Sorga terima kasih karena Engkau telah menciptakan kami dengan begitu sempurna, terima kasih karena Engkau telah membentuk kami dan mengajarkan kami akan banyak hal dalam hidup ini. Tuhan, kami mau pasrahkan hidup kami hanya kedalam tanganMu saja karena kami percaya Engkau pasti berikan rancangan yang terbaik dalam hidup kami. Amin
Langganan:
Postingan (Atom)